Dampak Virus Corona, Turnamen Sumo Di Jepang Digelar Tanpa Penonton
Badan pengelola sumo profesional mengadakan turnamen tanpa penonton untuk mitigasi dampak penyebaran virus corona
9 Mar 2020

Turnamen musim semi sumo digelar secara tertutup pada hari Minggu, 8 Maret 2020 di Edion Arena Osaka, Jepang. Badan pengelola sumo profesional membuat keputusan untuk mengadakan turnamen tanpa penonton untuk mitigasi dampak penyebaran virus corona.

Suasana pertandingan sumo di Jepang yang tetap digelar tanpa penonton.
Suasana pertandingan sumo di Jepang yang tetap digelar tanpa penonton.

Ketua Asosiasi Sumo, Hakkaku mengatakan bahwa turnamen tanpa penonton ini akan mempengaruhi mental pegulat karena belum terbiasa tampil tanpa penonton dan harus benar-benar memfokuskan pikiran dan mental mereka.

Meskipun tanpa penonton, pertandingan sumo ini tetap disiarkan langsung, salah satunya oleh stasiun TV NHK. Pemirsa dapat mendengar suara tamparan dan hentakan kaki pegulat sumo yang biasanya tenggelam oleh suara sorak-sorai penonton.

Para pesumo profesional menggunakan masker dan diperiksa di masa pandemi COVID-19.
Para pesumo profesional menggunakan masker dan diperiksa di masa pandemi COVID-19.

Untuk memastikan kesehatan para atlet sumo selama turnamen ini, di luar turnamen, para pegulat akan menggunakan masker dan sementar tidak berjabat tangan dengan para fans. Ditambahkan, semua pegulat akan diperiksa suhunya dua kali sehari.

Terakhir kali turnamen sumo digelar tertutup pada tahun 1945, yaitu selama Perang Dunia II.

Sumber: Kyodo