Istana Dalam Loka: Istana Kayu Terbesar di Dunia
Istana Dalam Loka di Sumbawa adalah salah satu situs bersejarah terpenting di Indonesia. Dibangun pada tahun 1885 oleh Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III dari Dinasti Dewa Dalam Bawa, istana ini tidak hanya simbol kebesaran Kesultanan Sumbawa, tetapi juga merupakan rumah panggung kayu terbesar di dunia.

Berdiri di atas lahan seluas 904 hektar dengan pemandangan ke Bukit Sampar, istana ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menyelami sejarah dan budaya Sumbawa.
Lokasi dan Akses
Istana Dalam Loka terletak di Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Akses ke lokasi ini cukup mudah, berada di pusat Kota Sumbawa Besar, sehingga pengunjung dapat mengaksesnya dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum.
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Istana Dalam Loka buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Harga tiket masuk adalah Rp15.000 per orang, memberikan akses penuh untuk menjelajahi keindahan arsitektur kayu tradisional dan koleksi bersejarah di dalamnya.
Daya Tarik Utama Istana Dalam Loka

Istana Kayu Terbesar di Dunia
Dengan arsitektur rumah panggung kayu terbesar di dunia, Istana Dalam Loka menjadi salah satu bangunan ikonik di Indonesia. Struktur istana ini dirancang dengan kokoh, seluruhnya dibangun dari kayu tanpa menggunakan paku, menunjukkan keahlian luar biasa para pengrajin masa lalu.
Pusat Pemerintahan Kesultanan Sumbawa
Istana ini dibangun sebagai pusat pemerintahan dan tempat bertakhta Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III. Selama lebih dari satu abad, Istana Dalam Loka menjadi pusat kegiatan politik, sosial, dan budaya bagi Kesultanan Sumbawa, serta simbol kejayaan kesultanan tersebut.
Pemandangan Bukit Sampar
Berdiri di lahan seluas 904 hektar, Istana Dalam Loka menghadap langsung ke Bukit Sampar, memberikan pemandangan alam yang menakjubkan. Lokasinya yang strategis ini menambah pesona istana, membuatnya tak hanya penting secara historis, tetapi juga estetis.